Saya seorang siswa SMU di Luwuk. Sekolah saya dikenal sebagai sekolah yang paling ketat peraturanya di kota saya. Saya sangat bangga dengan sekolah tersebut, karena sekolah itulah yang mengilhami saya untuk berkarya.

Disini saya akan berbicara tentang peraturan sekolah yang perlu ditiadakan. Salah satunya masalah rambut. Dilarangnya rambut gondrong merupakan salah satu peraturan yang ada di beberapa sekolah.sampai saat ini saya bingung kenapa harus ada peraturan ini, Ya, kenapa rambut gondrong tidak diperbolehkan? Bukankah Yesus maupun Einsten berambut gondrong. Bukankah hak setiap insan untuk mengatur tubuhnya, termasuk rambut tentunya. Padahal padahal memanjangkan rambut bukan hal yang nertentangan dengan ajaran agama yang saya anut.

Selama ini saya hanya memangkas rambut setelah rambut saya dipangkas oleh guru di sekolah atau setelah diancam oleh guru agar saya memangkas rambut. Tetapi itu hanya untuk menunda kegondrongan saya. Atau mungkin selama ini para guru mengajarkan pada kita bahwa rambut gondrong pasti dicurigai oleh polisi bila di sekitar kita ada kriminalitas.

Bukankah sekolah itu burtugas atau bertanggungjawab atas perkembangan siswanya, namun kenapa harus membatasi ekspresi seorang siswa?????

Dari hal di atas mungkin dapat di peroleh kesimpulan, bahwa seharusnya peraturan sekolah hanya mengatur siswa tentang hubungan siswa dengan siswa, siswa dengan guru/karyawan sekolah, siswa dengan masyarakat di lingkunganya. Bukanya mengatur urusan pribadi siswa, seperti penampilan,karena sekolah itu yang diutamakan itu pelajarannya dan bukannya penampilan