“AGAMA”
Mungkin itu adalah hal yang paling membuat kita percaya bahwa kita mempunyai “seorang” TUHAN,tapi kenapa selalu ada orang-orang yang tidak mempunyai tanggung jawab dengan memperdebatkan Agama sampai-sampai harus menghina atau melecehkan Agama lainnya,padahal didalam Agama itu sendiri diajarkan untuk saling menghargai,baik itu hanya terhadap individu maupun kelompok.
Jadi hal seperti ini dapat kita benarkan? ? ?
Tentunya TIDAK
Beberapa saat yang lalu saya bertemu atau bisa juga dibilang menemukan salah satu pengguna FACEBOOK,
tapi sebenarnya kami memang sudah saling tau,karena kami bersekolah di sekolah yang sama yaitu di SMA Negeri 1 Luwuk,yang membedakan hanyalah saya adalah adik kelasnya,
Orang inilah yang “menghina” Agama tentunya bukan Agama yang diyakininya,walaupun tidak langsung menjurus ke arah hinaan,namun dia melakukannya secara halus tapi “Menusuk” hati si pembacanya(si pembaca tidak satu keyakinan dengan dia atau beda agama,tentunya).
Didalam postingannya dia mempertanyakan tentang kitab suci dan kenapa Tuhan bisa dilihat serta berwujud Manusia,
Pada mulanya saya ingin meluruskan atau menjawab pertanyaannya,namun lama-lama saya menjadi gusar dengan posting-postingannya,
tapi saya tetap berusaha,
setelah itu saya mencoba untuk melihat profil Facebooknya dan mengetahui bahwa dia adalah kakak kelas saya,
walaupun begitu saya tidak gentar,karena saya percaya kalau kita benar mengapa harus takut? ? ?
Gak perlu takut kan. . .
Disini saya ikut juga mempertanyakan di Benak saya,apakah sudah tidak ada lagi pembahasan selain Perdebatan antara Agama?padahal dalam etika kita itu tidak boleh memperdebatkan hal yang menyangkut AGAMA,
kita itu orang INDONESIA,yang punya sopan dan santun,janganlah merusak reputasi bangsa kita hanya dengan hal-hal yang dapat merusak rasa persatuan yang ada karena Indonesia itu adalah negara yang bebas untuk menganut agamanya bagi tiap-tiap masyarakatnya,
Jadi intinya,
Saya Menyarankan kepada setiap teman-teman yang sudah mampir dan membaca postingan di Blog saya ini dapat berpikir bijaksana dalam menanggapi orang-orang yang tidak bertanggung jawab seperti apa yang saya sudah bahas di atas tadi.
“Lebih baik DIAM,daripada harus memperdebatkan Agama,karena Agama itu ada untuk dipercaya dan diyakini,
dan bukannya malah dipertanyakan,
Jadi pahamilah apa Arti dari AGAMA itu sendiri.”
“So Just Believe”






